Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Sunday, December 13, 2015

Cara Membersihkan Desktop secara Total



Desktop yang bersih menawarkan kenyamanan sekaligus kesejukan bagi seorang pengguna, meskipun tentu ada juga di antara kita yang gemar menumpuk segala sesuatu ke desktop dengan pertimbangan lebih mudah diakses.

Bagi yang ingin membersihkan deskop secara total, tanpa menyisakan satu icon ataupun satu menu, di sini kita akan mempelajari caranya.

Pertama, simpanlah sejumlah file ke dalam partisi D, dan kelompokkan menjadi sejumlah folder berdasarkan jenisnya. Yang tak terpakai buang saja. Tak ada yang spesial di sini dan segalanya mudah diterapkan. Namun, Anda mungkin akan terkendala dengan beberapa icon yang membandel dan tidak dapat hilang berapa kali pun dipindahkan. Sebut saja Computer, Network, dan Recycle Bin.



Kedua, tugas kita ialah menghilangkan icon yang membandel. Klik kanan pada ruang kosong desktop, pilih Personalize, lalu klik Change desktop icons pada menu di sebelah kiri dari jendela yang barusan muncul. Setelahnya, akan muncul lagi sebuah jendela lain yang berukuran kecil. Lepaskan centang pada nama icon yang ingin dihilangkan, lalu Apply. Sampai di sini, desktop sudah terbebas dari icon. Namun, masih ada menu Start dan taskbar yang berderet di bawah.



Ketiga sekaligus terakhir, kita akan mengaktifkan fitur auto hide pada menu Start beserta taskbar. Klik kanan pada ruang kosong di taskbar, pilih Properties, lalu centang Auto-hide the taskbar, dan akhiri dengan klik Apply. Coba perhatikan gambar di bawah. Ya, itu bukan sebuah file foto biasa, melainkan capture dari desktop.


Sunday, October 25, 2015

Membuat Suara Dubbing Tanpa Voice Actor



Bagi yang hobi atau sedang tahap belajar membuat video game atau video animasi, ketika dalam proyek tersebut kita melibatkan tokoh-tokoh manusia yang berdialog, tentu ada yang kurang apabila kita tidak menambahkan efek dubbing suara manusia. Namun, untuk menambahkan efek suara manusia, tentu bukan perkara mudah. Umumnya kita membutuhkan seorang voice actor dan jelas akan ada biaya tambahan. Kalaupun kita memiliki banyak kenalan yang berkenan sukarela menjadi voice actor, peran seorang voice actor itu tetap saja tidak mudah, butuh pengalaman agar memeroleh hasil yang maksimal dan cocok dengan tokoh yang diisikan suara. Ketika hasil kurang optimal, keberadaan efek dubbing suara manusia pada sebuah video game/animasi mungkin justru menciptakan suatu image buruk.

Sebagai pemula yang baru menjadi pengembang video game/animasi, alternatif yang dapat dicoba untuk menambahkan efek dubbing suara manusia ialah menggunakan software Microsoft Talk It!. Anda dapat mencari software tersebut dengan mesin pencari Google.

Cara kerja Microsoft Talk It! terbilang sederhana. Kita cukup mengetikkan teks dari dialog yang diinginkan, sesuaikan bahasa—mendukung bahasa Inggris dan Spanyol—lalu klik tombol Talk It! Yang berada di bawah, maka secara otomatis software pun akan membacakan dialog bersangkutan.



Selain mendukung dua bahasa, Microsoft Talk It! juga menyediakan 20 personalitas suara (tema) yang memungkinkan kita untuk memilih sesuai kebutuhan, juga opsi untuk menyesuaikan tinggih-rendah nada (Pitch), serta cepat-lambatnya kecepatan (Speed) dalam membacakan dialog, maupun opsi-opsi tingkat lanjut seperti Pitch Quality dan Vocal Effort. Dengan demikian lengkapnya opsi yang tersedia, kalaupun pada personalitas (Perconality) kita tidak menemukan pilihan suara domba (sheep), kita dapat mengkustomisasinya sendiri. Tergantung kreativitas!

Penulis sendiri beberapa saat lalu menggunakan Microsoft Talk It! untuk menciptakan suara domba dalam sebuah video singkat, meskipun tentu saja rasanya tak perlu diperdengarkan di sini. Namun, Anda bisa mendengarnya melalui sebuah demo video game versi beta yang juga penulis kerjakan dengan Microsoft Talk It! Di awal 2015. Berikut videonya:



Microsoft Talk It! 100% bekerja dengan mengandalkan fitur text-to-speech yang ada pada komputer Microsoft Windows. Fitur ini biasa juga bekerja pada software bawaan seperti Microsoft Narrator yang ditujukan kepada para penyandang tunanetra. Untuk itu, hanya komputer sehat dengan kemampuan text-to-speech yang bekerja baiklah yang dapat menggunakan software dengan tampilan skin ungu ini. Tak perlu penanganan khusus. Anda boleh mencobanya dulu.

Sedikit kekurangan dari Microsoft Talk It!, software ini hanya mampu membacakan dialog, namun tidak dapat mengkonversi bunyi itu menjadi file seperti MP3 atau AMR untuk diaplikasikan dalam berbagai kepentingan. Jadi, Anda membutuhkan software yang dapat merekam setiap suara yang dikeluarkan komputer menjadi sebuah file. Anda boleh mencoba Audacity yang cukup banyak direkomendasi.

2015, 2L

Thursday, July 23, 2015

Mengatasi Urutan Chat pada BBM Group yang Kacau



Bagi sejumlah pengguna fitur BBM group, mungkin pernah mengalami masalah di mana urutan pada chatbox tersebut tak sesuai, seperti adanya user tertentu yang komentarnya selalu tersusun di paling bawah (menjadi komentar terbaru) dan padahal sesudahnya masih ada banyak komentar lainnya yang justru semestinya menempati posisi lebih di bawahnya itu. Contoh kebalikan juga berlaku di sini. Misalkan ada juga komentar dari user tertentu yang bukan selalu tersusun di paling bawah, tetapi justru di atas sejumlah komentar yang semestinya mendahuluinya.

Ada yang mencoba 'mendepak' si user bermasalah keluar dari BBM group, baru di-add ulang lagi. Namun ini tidak menyelesaikan masalah.

Hal yang perlu dipahami sebagai faktor masalah justru ialah terdapatnya ketidakselarasan waktu atau jam yang diterapkan pada masing-masing gadget, sehingga chatbox miilk bersama itu menjadi kacau. Misalkan, waktu asli adalah pukul 20.11, tetapi ada anggota yang jam di gadget-nya lebih cepat 10 menit (pukul.20.21), maka--berdasarkan perbandingan pukul 20.11 dan 20.21--sistem akan selalu menandai 20.21 sebagai komentar terakhir atau komentar terbaru yang layak berada di bawah. Contoh kebalikan berlaku di sini. Ketika ada user yang jam pada gadget-nya lebih lambat 5 menit saja (pukul 20.06), sistem menandai setiap komentar user itu sebagai komentar lebih awal, dan menempatkannya di posisi atas.

Siapa yang akunnya paling berpotensi mengacaukan chatbox? Para user Android yang gemar bermain game secara curang mencuri nyawa, dengan trik menggeser waktu yang ada pada gadget agar lebih cepat satu jam atau satu hari, sehingga dengan lekas memeroleh jatah nyawa harian. Namun ini hanya intermeso dan tidak selalu mutlak di samping adanya ketidaksengajaan yang tentu tak baik bila si user kita salahkan.

Jadi, untuk mengatasi masalah kacaunya chatbox BBM group, selaraskanlah jam di setiap gadget. Mengatifkan fitur otomatis dalam penyesuaian jam pada gadget sangat direkomendasikan. Fitur tersebut akan secara otomatis menerapkan waktu paling tepat berdasarlan zona waktu.




2L, 2015

Wednesday, March 25, 2015

Memahami ‘Misteri’ Cara Kerja Layar Smartphone

Smartphone saya konon lebih canggih, ukuran layarnya pun lebih besar dari yang sebelumnya. Tapi…, mengapa tampilan foto dan teksnya justru menjadi lebih kecil?!
Pernahkah Anda menanyakan pertanyaan seperti yang di atas? Atau…, minimal pernahkah sekadar merasa heran dan memikirkannya dalam hati? Hal tersebut wajar terjadi. Beberapa pengguna mungkin menjadi kecewa, sudah habis uang banyak untuk membeli smartphone canggih, ternyata tetap saja smartphone lama memiliki tampilan yang lebih bagus—dengan asumsi suatu objek yang ditampilkan dalam ukuran semakin besar semakin bagus. Di balik semua itu, sebenarnya tak seburuk yang dipikirkan. Semua ada penjelasannya.
Pertama, perlu diketahui bahwa setiap objek yang muncul pada sebuah layar—tak peduli foto atau teks—dibangun dengan apa yang biasanya kita sebut sebagai pixel—butiran-butiran warna-warni yang berukuran kecil. Dan umumnya masing-masing smartphone memiliki jumlah pixel yang berbeda-beda pada layarnya yang juga memiliki ukuran bervariatif. Semakin canggih serta berkualitasnya sebuah smartphone, maka jumlah pixel yang dimiliki pun semakin banyak, walau ini tidak mutlak. Ukuran serta jarak antar-pixel yang dimiliki masing-masing smartphone juga bisa saja berbeda. Ada yang agak kasar (besar/lebar), yang halus, dan bahkan sangat halus (kecil/rapat), tergantung dari bagaimana besarnya layar yang akan memuat keseluruhan dari jumlah pixel yang ada.
Contoh, ada dua buah smartphone dengan jumlah pixel yang sama, yaitu 1280 x 720 (tinggi layar x lebar layar). Smartphone A memiliki layar sebesar 6 inci, sementara B memiliki layar sebesar 5 inci. Bersebab B memiliki layar yang lebih kecil, maka ketika jumlah pixel 1280 x 720 terisi ke dalam layar, pixel menjadi lebih kecil dan rapat dibanding ketika berada pada layar 6 inci.
Dengan memahami cara kerja pixel pada layar, kita kembali pada masalah pertanyaan di awal tulisan ini. Setiap objek dibangun berdasarkan jumlah pixel tertentu. Misalkan tinggi dari sebuah huruf “A” yang tampil pada sebuah aplikasi terdiri dari 10 pixel, atau tinggi dari sebuah foto terdiri dari 600 pixel, maka dengan sistem dan setting yang sama jumlah pixel itu akan tetap berlaku pada setiap smartphone. Dan oleh sebab ukuran serta jarak per pixel pada setiap smartphone itu berbeda, mata akan menangkap objek yang ditampilkan berbeda ukuran.
Kita kembali membandingkan dua buah smartphone yang berbeda. Smartphone A adalah smartphone yang lebih canggih dan mahal, mengusung layar sebesar 5 inci serta jumlah pixel 1920 x 1080, sedangkan B adalah smartphone model lama, hanya mengusung layar sebesar 3 inci serta jumlah pixel 640 x 360. Ketika sebuah foto yang tingginya terdiri dari 600 pixel ditampilkan pada smartphone B, itu sudah hampir setinggi satu layar dengan jumlah 640 pixel. Sementara bila ditampilkan pada smartphone A, 600 pixel bahkan tidak 1/3 dari jumlah 1920 pixel dari total tinggi satu layar. Kita dapat membayangkan, antara foto yang tampil hampir setinggi layar 3 inci (ukuran diagonal) dan foto yang tampil tidak sampai 1/3 layar 5 inci (ukuran diagonal), mata akan menerjemahkan yang mana satu ditampilkan lebih besar?



Benar! Smartphone model lama berhasil menampilkan foto dengan ukuran lebih besar dibanding smartphone yang canggih serta mahal! Kondisi yang sama juga berlaku pada ‘misteri’ teks yang terlihat lebih kecil ketika berada pada smartphone canggih.
Hal yang menjadi kejanggalan berikutnya adalah bila ternyata objek terlihat lebih besar pada smartphone model lama, lantas apa kelebihan dari jumlah pixel banyak yang diusung smartphone model baru? Kelebihannya jelas banyak. Semisal ketika kita sedang menjalankan suatu video atau game dan lain sebagainya, tampilan smartphone dengan layar ber-pixel banyak akan lebih lembut atau halus, oleh sebab butiran-butiran pixel yang membentuk suatu objek ukurannya lebih kecil dan rapat, sekaligus terdiri dari jumlah yang lebih banyak. Soal foto dan teks yang mengecil, biasanya dipengaruhi oleh aplikasi atau setting yang diterapkan. Kita dapat mengatasinya dengan mengubah setting pada masing-masing aplikasi, walau tidak semua aplikasi menyediakan fitur demikian.
*

Lea Willsen
25 Maret, 2015

Sunday, March 1, 2015

Kelebihan Device BlackBerry Versi Lama





Sejak pihak BlackBerry melepas produk aplikasi eksklusif mereka, BlackBerry Messenger (BBM) menjadi sebuah aplikasi multi device yang memungkinkan untuk dijalankan pada OS Android dan iOS, kelihatannya masyarakat kita mulai berpindah pada Android atau iOS. Bukan tanpa alasan. Seperti yang kita ketahui, banyak di antara kita yang tentu kurang nyaman dengan kondisi OS BB yang kerap perlu melakukan reboot, seperti mencabut dan memasang ulang baterai, agar performa dari device tersebut tetap terjaga.
Dengan spesifikasi yang seimbang, umumnya BB memiliki harga jual yang lebih tinggi. Atau bisa juga dengan harga yang seimbang, umumnya BB memiliki spesifikasi yang lebih rendah. BB sendiri bukan tidak memiliki senjata untuk menghadapi semua itu, seperti dengan bermunculannya berbagai device dengan OS BB10 yang bahkan memiliki kemampuan untuk menerima berbagai aplikasi Android yang bertipe APK. Hanya saja, BB10 kelihatannya telah kehilangan sesuatu yang berharga, yang hanya ada pada OS BB7 atau yang lebih rendah.
Benar! Sesuatu yang berharga itu tak lain ialah layanan Full BIS, di mana pengguna dapat dengan bebas mengunduh atau mengunggah file seberat apa saja, tanpa harus mengkhawatirkan masalah bengkaknya tagihan terhadap data yang terkuras, kuota yang habis, atau tercapainya batas pemakaian wajar yang selalu diberlakukan para provider bagi paket-paket unlimited yang disediakan. Jadi, BB10 benar-benar mirip seperti Android atau iOS, di mana setiap data yang terpakai ialah memiliki batas kuota, atau tarif-tarif data yang diberlakukan.
Kondisi hilangnya layanan Full BIS pada BB10 tentu tidak berpengaruh pada pengguna BB yang biasanya memang hanya berlangganan layanan chatting, atau pengguna yang kalaupun berlangganan Full BIS tetapi tidak terlalu aktif dan bergantung pada aktivitas-aktivitas daring yang membutuhkan layanan data berskala besar. Jadi, BB10 atau BB7 tidaklah menjadi masalah. Android memiliki daya tarik tinggi, terlebih dengan bermunculannya berbagai device dengan label pada golongan rendah.
Tidak untuk menunjukkan kurang berinovasinya device BB, tetapi lebih ditekankan pada kelebihan-kelebihan device BB ber-OS BB7 yang kurang disadari masyarakat. Lebih sering BB divonis negatif, minim aplikasi, kurang respons, atau senadanya. Namun, keberadaan layanan Full BIS ialah sebuah jawaban mutlak untuk semua kondisi yang disebutkan sebelumnya, mengapa device BB cenderung lebih mahal walau dari segi spesifikasi lebih rendah. BB tidak sekadar berjualan device, tetapi juga menawarkan layanan spesial yang tidak ada pada device merk lain. Dan layanan itu bersifat seumur hidup, dengan catatan selama device masih dapat berjalan secara normal.
Kalaupun pelanggan masih tetap dikenakan biaya bulanan, namun Full BIS tetap lebih unggul dengan tidak diberlakukannya batas pemakaian wajar seperti paket-paket unlimited dari provider. Misalkan saja sebuah batas pemakaian wajar adalah 2GB, maka setelah mencapai batas tersebut kecepatan pun menurun drastis. Sementara Full BIS memberikan kebebasan penuh tanpa adanya penurunan kualitas layanan. Tak peduli apakah sehari hendak menghamburkan 1GB, sebulan 30GB, biaya bulanan yang dikenakan tetap sama. Belum lagi bila dibandingkan dengan tarif reguler paket-paket lain yang dihitung berdasarkan kuota tertentu, berapa biaya yang diperlukan untuk 30GB?!
Jadi, antara OS BB7, Android, dan iOS sebenarnya relatif. Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri. Tidak menutup kemungkinan juga, untuk masa-masa selanjutnya ketika device BB dengan OS BB7 tak lagi diproduksi, selama layanan Full BIS masih beroperasi, mungkin device lama tersebut akan menjadi gadget yang diburu oleh pengguna tertentu yang menyadari kelebihannya.
Untuk sekarang, pengembangan dari OS BB7 sendiri juga tak lagi dilanjutkan. Negara kita sedang memasuki masa transisi dari layanan 3G menuju 4G, kelihatannya layanan Full BIS tak akan lagi turut meramaikannya, bersebab tak ada lagi device BB 4G yang mendukung layanan Full B IS.
Akankah ke depannya kembali terlahir sebuah layanan yang setangguh Full BIS pada jaringan 4G? Rasanya sulit terealisasikan.


Sumber foto: internet

Saturday, December 20, 2014

Tips Menentukan Smartphone yang Sesuai

Tren gadget menawarkan banyak pilihan untuk kita, baik dari segi merek, tipe, hingga spesifikasi dan harga yang variatif. Namun, terkadang banyaknya pilihan ternyata tidak membuat kita mudah menemukan gadget yang sesuai keinginan, justru sebaliknya merasa bingung. Bila membeli ponsel di masa lalu cukup dengan mendatangi toko ponsel dan menunjuk salah satu yang diminati. Kini—ketika ponsel tidak lagi sekadar ponsel—kita sering kali dihadapkan pada pilihan atau keraguan, smartphone A atau B yang lebih bagus.

Banyak dari kita yang mungkin membandingkan smartphone dengan search langsung di Google, kemudian membuka beberapa tab secara bersamaan, baru kemudian bolak-balik antara satu tab ke tab yang lain sembari mengamati satu demi satu spesifikasi yang dipaparkan. Beruntung bila urutan data spesifikasi yang ditampilkan setiap halaman sama, misalkan setelah OS, maka processor, kemudian memori dan seterusnya sama. Dan terkadang ketika urutan data tersebut ternyata tidak sama, sudah tentu kita akan semakin repot membandingkan spesifikasi kedua—atau beberapa—smartphone tersebut.

Namun, sebenarnya kita tak perlu direpotkan oleh hal-hal yang dijelaskan di atas. Situs GSMArena memungkinkan kita untuk menampilkan data spesifikasi dua buah smartphone sekaligus—dengan urutan data spesifikasi yang sama tentunya—dalam satu halaman, sehingga kita cukup mencocokkan keduanya tanpa harus bolak-balik antar-tab. Fitur ini disebut compare, di mana kita cukup mengetikkan tipe dua jenis smartphone pada kedua kolom yang tersedia, maka situs akan secara otomatis menampilkan detail data spesifikasi keduanya.

1. Masuk ke GSMArena.

2. Klik Compare.

3. Masukkan tipe smartphone pertama pada kolom pertama yang ada di bawah, lalu klik Search, dan masukkan lagi tipe smartphone kedua pada kolom kedua yang ada di sebelah kanan, lalu klik Search.

Untuk lebih jelasnya, silakan lihat video demo berikut:


Monday, December 15, 2014

Cara Sederhana Mengatasi Masalah Aplikasi Android

Mungkin banyak di antara kita yang belum apa-apa sudah keburu panik setiap mendapati masalah pada aplikasi Android, kemudian dibawa ke teknisi. Di sisi lain, mungkin kita juga memvonis, oh, ternyata gadget Android itu banyak masalahnya--mudah rusak!

Padahal, tidak demikian. Berdasarkan uji coba penulis untuk beberapa OS, Android justru adalah OS yang bandel. Kalaupun satu atau dua aplikasi bermasalah, itu bukan berarti rusak. Selama tidak ada kerusakan hardware atau OS--akibat perombakan tidak teratur yang dilakukan user sendiri--masalah pada aplikasi Android bisa diatasi cukup setelah menit!

Apa yang dimaksudkan masalah pada aplikasi?

Masalah bisa mencakup banyak hal, apakah itu BBM tidak bisa login, Camera360 tidak terbuka, atau browser yang tidak terhubung ke jaringan (padahal aplikasi lain lancar terhubung ke jaringan), icon yang hilang, dan apa pun itu. Tak peduli aplikasi apa pun, dan setiap ada respons atau kinerja yang tidak semestinya, berarti kita bisa mencoba cara sederhana dari artikel ini untuk memulihkannya.

Hal pertama, cobalah masuk ke Setelan > Aplikasi > nama aplikasi bersangkutan. Selanjutnya, tap Hapus cache.

Coba cek apakah aplikasi sudah pulih atau belum. Jika setelah hapus cache masalah belum terselesaikan, masuk lagi ke Setelan > Aplikasi > nama aplikasi bersangkutan. Kali ini tap Berhenti paksa.

Cek lagi aplikasi bersangkutan, sudah pulih atau belum. Jika tetap belum, cara yang lebih 'ekstrem' terpaksa perlu dilakukan. Kembali ke Setelan > Aplikasi > nama aplikasi bersangkutan. Tap Hapus data.

Penting! Dengan menghapus data, maka aplikasi kita akan di-reset kembali seperti pertama diinstal. Jika itu browser, maka setiap bookmark dan history akan hilang. Jika itu game, setiap kemajuan yang telah tercapai juga hilang. Ada juga yang mungkin akan kembali meminta mengunduh sejumlah data yang dibutuhkan (khusus game HD biasanya). Namun, umumnya dengan menghapus data hampir semua masalah aplikasi error terselesaikan. Ya, setidaknya tak perlu habis biaya perbaikan untuk seorang teknisi (jika masalah terselesaikan).

Jika aplikasi tetap tidak pulih, kecurigaan berikutnya adalah mungkin bukan aplikasi yang error, bisa itu masalah hardware, OS, atau server dari provider (bila masalah adalah gangguan koneksi). Jalan terakhir yang tersisa--sebelum terpaksa diserahkan ke teknisi--ialah instal ulang aplikasi.

Andai masalah ada pada OS, sebenarnya masih ada satu cara yang bisa dilakukan sendiri, yaitu flash Android bersangkutan. Namun, untuk yang satu ini penulis benar-benar tidak menganjurkannya bagi pengguna yang tidak terampil di bidang teknologi. Jadi, artikel cukup sampai di sini. Semoga bermanfaat!

Thursday, December 4, 2014

Review: Mini Wireless Keyboard

Netter, pada kesempatan kali ini kita akan melakukan review terhadap sebuah hardware berupa mini wireless keyboard yang kompatibel untuk digunakan pada laptop, desktop, tablet, projector,maupun smart TV, baik yang menggunakan OS Windows, Mac, Linux, atau Android. Di sini, produk yang digunakan penulis adalah merek iPazzPort, model KP-810-19, keluaran Hongkong.

iPazzPort, model KP-810-19. Sumber foto: ipazzport.com

Sedikit kronologi, barang ini kebetulan adalah pemberian paman penulis—seorang dosen—yang berdomisili di Hongkong. Namun, barang sejenis—meskipun mungkin dengan merek atau model yang berbeda—juga bisa dibeli di Indonesia, dengan kisaran harga 390.000 sampai 900.000 rupiah, tergantung spesifikasi. Untuk lebih jelasnya Anda boleh cek langsung di webstore Amazon atau Lazada, atau tanyakan langsung pada penjual langganan Anda.

My iPazzPort Mini Wireless Keyboard
Sesuai namanya, hardware ini berfungsi sebagai keyboard, dan juga mampu mengontrol gerakan dari pointer mouse melalui sebuah pad berukuran kecil yang ada di sisi kanan. Beberapa produk dengan merek dan model lain bisa saja memiliki struktur yang berbeda, ataupun kelebihan serta kekurangan masing-masing.

Pad di sisi kanan untuk mengendalikan pointer. Sumber foto: ipazzport.com
 
Untuk cara instalasi, pada sejumlah model mini wireless keyboard modern sudah mendukung plug and play, yang berarti pengguna tidak lagi harus repot-repot melakukan instalasi driver atau software pendukung lainnya. Begitu colok, hardware dapat langsung dihidupkan dan digunakan layaknya keyboard dan mouse pada umumnya. Sebagai perangkat wireless (tanpa kabel), apa yang dicolok pada komputer/laptop hanya berupa sebuah USB dongle—benda berukuran sangat kecil yang berfungsi sebagai konektor antara hardware dan komputer/laptop. Untuk pasokan daya bagi mini wireless keyboard sendiri, menggunakan dua buah baterai model 3A, atau yang biasanya digunakan untuk remote televisi dan perangkat audio.

Sebelum dicolok, USB gongle tersimpan di balik kover baterai. Sumber foto: i.ebayimg.com
Berbekal dua buah baterai model 3A, rata-rata mini wireless keyboard memiliki masa standby selama 3 bulan, sebelum kemudian Anda harus menggantinya dengan baterai baru, atau melakukan pengisian ulang terhadap baterai yang sudah habis daya. Namun, hal yang harus Anda perhatikan adalah tidak semua baterai 3A dapat melakukan pengisian daya ulang, kecuali yang memang diproduksi dengan dukungan rechargeable. Baterai 3A rechargeable memiliki harga sedikit lebih mahal dibanding 3A biasa, berkisar 45.000 rupiah. Untuk charge yang digunakan, ada yang sudah sepaket dengan mini wireless keyboard, atau Anda dapat membelinya secara terpisah (jika tidak sepaket). Kalau yang satu ini, 7 tahun lalu harganya berkisar 50.000 rupiah, tidak termasuk baterai rechargeable. Sekarang berkisar 100.000 ribu rupiah.

Charge. Sumber foto: tokoone.com
Seberapa dibutuhkankah sebuah mini wireless keyboard? Ya, pada dasarnya mini wireless keyboard memang bukan hardware wajib untuk sebuah komputer/laptop, apalagi kita semua tentu telah memiliki keyboard dan mouse—atau keypad—untuk melakukan berbagai aktivitas bersama komputer/laptop. Namun, jangan buru-buru memvonis hardware ini sia-sia belaka. Dalam kondisi tertentu, dengan ukurannya yang relatif mungil, nyaman digenggaman maupun disimpan di kantong, respons baik tanpa delay, dan yang pasti fiturnya yang lengkap serta jangkauannya yang mampu mencapai 10 meter, mini wireless keyboard akan sangat bermanfaat, bahkan melebihi manfaat dari sebuah keyboard atau mouse klasik.

Spesifikasi. Sumber foto: ipazzport.com
Untuk kepentingan gaming atau multimedia, baik menonton film atau mendengarkan musik melalui komputer/laptop, kini Anda tak harus menempel di depan monitor lagi. Menyetel volume, next, stop, skip, dan perintah-perintah umum lainnya juga dapat dilakukan hanya dengan mini wireless keyboard. Selain itu—seperti yang dijelaskan sebelumnya—mini wireless keyboard juga kompatibel digunakan pada smart TV, tablet, dan juga proyektor. Untuk kepentingan presentasi seperti mengganti tampilan pada monitor, menunjuk suatu objek atau coret-coret—seperti yang sering dilakukan Mario Teguh—mini wireless keyboard juga dapat diandalkan.

Menawarkan multi fungsi. Sumber foto: ipazzport.com
 
Sedikit kekurangan mungkin hanya terletak pada tombol qwerty yang kurang empuk, sehingga kurang cocok digunakan untuk mengetik dalam kecepatan tinggi. Meskipun demikian, mini wireless keyboard akan sangat bermanfaat sebagai sebuah keyboard alternatif, atau alat pendukung yang mana tahu sewaktu-waktu akan sangat dibutuhkan.
Fitur tambahan yang ada pada KP-810-19 ialah flashlight yang terdapat di bagian sisi kanan body. Overall, mini wireless keyboard cukup bermanfaat!

Reviewer: Lea Willsen

Friday, January 17, 2014

Tutorial Aiseesoft Total Video Converter Platinum: Cara Menggabungkan Video

Anda sedang membaca salah satu dari rangkaian tutorial Aiseesoft Total Video Converter Platinum. Untuk membaca tutorial lainnya, serta informasi tentang Aiseesoft Total Video Converter Platinum selengkapnya, silakan kembali ke Intro.

Untuk tutorial kali ini, kita akan mempelajari cara menggabungkan video. Pastikan komputer Anda telah terinstal software Aiseesoft Total Video Converter Platinum.
1. Jalankan Software.

2. Gunakan metode drag and drop untuk memasukkan dua atau lebih file video yang akan  kita gabung ke dalam window Aiseesoft Total Video Converter Platinum. Sebagai contoh, di sini penulis menggunakan tiga pecahan file video, dengan judul “阿兰演技大获肯定 微电影《我的双面女友》今日上线1”, “阿兰演技大获肯定 微电影《我的双面女友》今日上线2”, dan “阿兰演技大获肯定 微电影《我的双面女友》今日上线3”. Selain menggunakan metode drag and drop, Anda juga dapat menggunakan cara mengeklik tombol “Add File”.

3. Pastikan urutan video yang hendak Anda gabungkan telah sesuai, dari yang paling depan di atas, hingga yang paling belakang di bawah. Apabila urutan tersebut ternyata tidak sesuai, Anda dapat menyesuaikannya dengan tombol up-down yang berada di setiap video.

4. Centang “Merge into one file”.

5. Tentukan profile yang Anda inginkan. Misalkan, Anda ingin hasil akhir dari konversi berupa MP4, maka pilihlah profile MP4 dari sini. Selain MP4, tentu saja masih terdapat puluhan profile lainnya.

6. Anda dapat melihat preview dari hasil akhir video nantinya, dengan layar beserta opsi preview yang berada di sebelah. Jika segalanya telah sesuai, klik “Convert”.

7. Tunggu progress-nya hingga selesai. Klik “Completed” bila total progress telah mencapai 100%.

Tips:
Selama berlangsungnya progress konversi, Anda dapat menghentikan sesaat atau membatalkan tindakan konversi, dengan mengeklik “Pause” dan “Stop”. Anda juga dapat memilih “Shut down computer” dari  bagian after done, maka komputer akan otomatis mati begitu proses selesai. Fitur ini bermanfaat bagi yang berencana melakukan konversi berskala besar yang membutuhkan waktu lama, sementara Anda dapat meninggalkannya untuk pekerjaan lain. Sedangkan apabila Anda mencentang “Open output folder”, maka komputer akan secara otomatis mengantarkan Anda pada lokasi folder penyimpanan bersangkutan.